Newsroom

Supply Chain

Memberikan edukasi kepada para pemasok mengenai implementasi K3 tambahan selama COVID-19


Tim keterlibatan pemasok kami sering mengadakan SMART SPOT (Sustainability Palm Oil Training) dengan mengangkat topik mengenai kemamputelusuran dan konservasi hutan. Namun, adanya dampak COVID-19 yang signifikan terhadap industri kelapa sawit, kami menyadari bahwa para pemasok perlu mendapatkan manfaat dari praktik terukur dalam menjalan operasional yang mengutamakan keselamatan selama pandemi berlangsung.

Kami bekerja sama dengan Organisasi Buruh Intenasional/ International Labour Organisation (ILO) menggelar sesi SMART SPOT mengenai Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) bagi pekerja di industri kelapa sawit selama COVID-19 melalui webinar. Tujuan utama kami adalah memberikan edukasi para pemasok mengenai situasi krusial dan mengarahkan mereka untuk mengadopsi action checklist ILO sebagai alat untuk membantu perusahaan memitigasi penyebaran COVID-19 di area kerja.

Sebanyak total 50 peserta dari 29 perusahaan bergabung dalam webinar tersebut. Peserta terdiri dari berbagai departemen seperti HRD, K3 dan Sustainability, fungsi-fungsi yang bertanggung jawab melaksanakan kebijakan terkait COVID-19 di perusahaan masing-masing.

Pembukaan webinar oleh Dr. Gotz Martin, Head of Sustainability Implementation, GAR.

Selama webinar berlangsung, para peserta didorong untuk berpartisipasi langsung mengidentifikasi peran di perusahaan masing-masing yang berisiko lebih tinggi terpapar virus serta mendiskusikannya bagaimana pencegahan dan pengurangan risiko di tempat kerja. Dikarenakan virus menular di lapangan masih dikategorikan sebagai hal baru, bertukar ide dan praktik di lapangan sangat bermanfaat dalam memformulasikan praktik terbaik sehubungan dengan pencegahan COVID-19 di industri kelapa sawit.

Para peserta kemudian diperkenalkan dengan action checklist ILO, di mana merea menggali lebih jauh praktik-praktik yang dapat diterapkan di tempat kerja masing-masing. Kami memandu setiap orang melengkapi action checklist tersebut, mencatat tindakan yang telah dan belum diambil atau membutuhkan perbaikan untuk meminimalisir peluang risko yang berhubungan dengan COVID-19. Para peserta memberikan action checklist yang telah mereka lengkapi pada akhir sesi webinar, sebagai referensi untuk memahami posisi mereka dalam kesiapsiagaan mengahadapi pandemi. GAR dan ILO menggunakan hasil diskusi tersebut untuk mengamati perkembangan para pemasok kami dan mengukur efektifitas action checklist yang ada.

Apa yang telah kita pelajari
Keberlanjutan bisnis adalah sesuatu yang sangat penting, perlu dipersiapkan oleh semua perusahaan baik besar maupun kecil dan diterapkan di operasinal mereka. Sebagai sebuah tanggung jawab pembeli, kami membantu para pemasok dengan sukses menghadapi pandemi dan memastikan keberlanjutan opersional mereka, adalah sama pentingnya dengan ukuran keberlanjutan lainnya.

“Pademi COVID-19 telah menimbulkan dampak besar terhadap dunia termasuk industri kelapa sawit. Kolaborasi bersama GAR, di mana kami berbagi peran untuk meningkatkan kesadaran para pihak pemasok adalah sangat penting. Tugas kita adalah membantu untuk mengurangi penyebaran virus di area tempat kerja, khususnya dalam aspek K3,” jelas Yunirwan Gah, Koordinator Proyek Nasional untuk Indonesia, ILO.

Para peserta yang hadir selama kegiatan webinar berlangsung.

Dukungan GAR kepada para pemasok tidak akan berhenti selama pademi. Selain memperluas sesi SMART SPOT terkait COVID-19 kepada para pemasok lainnnya, tim responsible sourcing kami secara simultan melakukan inisiatif remote assessments dan peningkatan kapasitas.

Tertarik untuk menerapkan sesi pembelajaran di area operasi Anda? Silakan unduh salinan sesi webinar di sini.

Tentang penulis:
Fauzan Kurniawan adalah Head of Supplier Engagement, Sinar Mas Agribusiness and Food di Indonesia serta telah bekerja di perusahaan sejak 2017. Dia memiliki pengalaman dalam bidang kehutanan dan kelapa sawit. Fauzan lulus dari jurusan Manajemen Sumber Daya Alam dan Lingkungan dan menerima gelar master dari Universitas IPB pada 2004
| | |